Oleh : Raida Fitriani
Tangis Tania pecah saat jenazah Ibu sudah masuk ke liang lahat, satu
persatu dimulai dari Bang Ata, Bang Tio, juga Bang Eta menaburkan tanah
setelahnya. Aku menenangkan Tania, sebagai anak terakhir yang memang manja pada
Ibu, dia masih tidak bisa menerima bahwa Ibu sudah selesai tugasnya sebagai
manusia di bumi ini. Kami semua...